Selasa, 07 Juli 2015

Persahabatan



Sahabat adalah kosa kata yang tidaklah asing lagi ditelinga kita, semua orang dari yang muda hingga yang tua mengenal makna sahabat.
“Si A adalah sahabatku”, kata seorang anak sd saat ditanya siapakah teman sekelasnya yang bernama si A yang selalu terlihat bersama- sama .
Kata sahabat merupakan kata serapan yang berasal dari bahasa arab, ص ح ب  yang artinya menemani dan menyertai. Ya dialah sahabat, orang yang selalu menyertai dan menemani kita dalam segala keadaan, baik lapang maupun sempit.
Dan kata sahabat pun sudah popular sejak zaman nabi; yang mana nabi saw mempunyai banyak sahabat yang setia menyertai dan mengikuti petunjuk beliau.  Beliaupun menganjurkan kita untuk selalu bersahabat dengan orang baik, ahli ibadah, yang taat kepada perintah Allah, serta menjauhi sahabat yang buruk dan ahli maksiat yang akan berpengaruh terhadap keselamatan kita baik di dunia maupun di akhirat dan hanya orang muslim saja yang disebut sebagai sahabat beliau . Seorang sahabat adalah cerminan dari sahabatnya, jika kita ingin mengetahui seseorang maka kita dapat melihat siapa saja sahabatnya yang selalu bersamanya.
Ingatkah kita akan cerita Uqbah bin Abi Mu’ith salah seorang yang terhormat dikalangan kaum Quroisy. Suatu hari Uqbah bin Abi Mu’ith mengundang seluruh orang terpandang dikalangan quroiys untuk datang kerumahnya, semua tamu undangan hadir kecuali Rosulullah SAW, setelah ditanya kenapa beliau tidak menghadiri undangan? Beliaupun mensyaratkat keislaman Uqbah bin Abi Mu’ith, dan Uqbah bin Abi Mu’ith pun masuk islam sehingga Nabi Muhammad SAW memenuhi undangan Uqbah bin Abi Mu’ith untuk datang kerumahnya. Saat Umayyah bin kholaf yang merupakan sahabatnya mengetahui keislamannya, diapun bertanya: “ kenapa kamu masuk islam?”. “ saya ingin semua orang terhormat dikalangan Quroisy masuk kedalam rumahku”,jawab Uqbah bin Abi Mu’ith. “ kalau begitu aku haramkan perkataanmu dan rumahmu atas diriku sampai kamu kembali kepada agama nenek moyangmu”, kata Umayyah bin Kholaf. Dengan begitu maka keluarlah Uqbah bin Abi Mu’ith dari islam, inilah sahabat…
Beliau juga memberi permisalan bagi sahabat yang baik adalah seperti berada didekat penjual minyak wangi, walaupun kita tidak mendapatkan minyak wanginya tapi kita mendapatkan harumnya minyak wangi tersebut, begitu sebaliknya perumpamaan sahabat yang buruk adalah seperti berada didekat pandai besi, kita kan terkena imbas panas dan bau.
Sebagian besar kita bermudah- mudah dalam hal memilih sahabat dan bergaul dengannya serta  berpikir, tak apalah saya bersahabat dengan ahli maksiat, kan saya sudah besar dan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang yang buruk.
Marilah kawan kita menengok sejarah, nabi  Muhammad SAW turun kepadanya wahyu pertama yang menandakan kenabian beliau pada usia 40 tahun. Dan tahukah kawan kisah kematian Abi Tholib paman nabi SAW yang melindungi beliau dari siksaan musyrik quroys dan mendukung dakwah beliau serta mempercayai risalah beliau, dan Nabi SAW pun sangat mengharapkan hidayah turun kepada pamannya. Saat abu tholib sakit sebelum kematiannya, nabi SAW mengunjungi beliau, didapati disamping abu tholib telah ada sahabatnya Abu Jahl dan Abdullah bin Abi Umayah, nabi pun terus menyuruh pamannya agar mengucapakan “lailaha illallah “sebuah kalimat yang dapat menjadi hujjah agar membebaskan abu tholib dari siksa Allah, tapi sahabat Abu Tholib tak mau kalah dengan mengatakan “ apakah kamu akan ingkar kepada keyakinan Abdul Mutholib?”. Dan akhirnya Abu Tholib pun meninggal dan dia tetap berada dalam kemusyrikan. Inilah sahabat, ..
Ingatkah kita akan perkataan Imam Ahmad bin Hambal: janganlah bersama ahli maksiat, karena bisa jadi adzab Allah turun kepada mereka dan kamu berada diantara mereka, dan hanya bersama ahli maksiat adalah sebuah kemaksiatan kalau niatnya bukan untuk mendakwahi mereka .  Seorang pemuda mengunjungi sahabatnya yang ia ketahui sebagai pecandu narkoba, saat sampai di rumahnya didapati sahabatnya  sedang pesta narkoba bersama kawan- kawannya yang lain, tidak lama kemudian  tiba- tiba polisi menggrebek dan menangkap mereka, dan pemuda malang yang baik hati ini pun ikut tertangkap dan  dipenjara,  dibebaskan  3 hari kemudian  setelah diketahui bahwa dia tidak termasuk yang mengkonsumsi narkoba. Selama dalam penjara dia pun menyesali kenapa tetap berteman dengan ahli maksiat? Sehingga dia terkena hukuman dengan dipenjara selama 3 hari.
Inilah sebagian persahabatan yang tidak berlandaskan keimanan kepada Allah, bahkan sebagian kita  tanpa malu bermaksiat dihadapan Allah karena sahabat. Yang akan menyebabkan perdebatan dan pertengkaran kelak di akhirat. Kenapa dahulu kamu mengajak saya untuk bermaksiat kepada Allah? Kamu lah yang pantas mendapatkan siksa dari Allah.
Kita semua menginginkan agar yang mengantarkan jenazah kita kelak adalah orang yang beriman,ahli ibadah,yang akan mendoakan kebaikan kepada kita, maka  bersahabatlah dengan orang mukmin yang mengajak kita kepada kebaikan . Siapakah sahabat kita??semoga kita mendapat sahabat yang sholeh yang mengingatkan dikala kita lalai, dan memotivasi kita untuk selalu berbuat kebaikan.
Jika kita dekat dengan ahli ibadah maka ahli maksiat akan menjauhi kita , begitu sebaiknya saat kita dekat dengan ahli maksiat maka ahli ibadah akan menjauhi kita.

Senin, 06 Juli 2015

Do'a Dalam Al- Qur'an part 4



🍃
  ﺭﺑﻨﺎ ﻭﺃﺩﺧﻠﻬﻢ ﺟﻨﺎﺕ ﻋﺪﻥ ﺍﻟﺘﻲ ﻭﻋﺪﺗﻬﻢ ﻭﻣﻦ ﺻﻠﺢ ﻣﻦ ﺁﺑﺎﺋﻬﻢ ﻭﺃﺯﻭﺍﺟﻬﻢ ﻭﺫﺭﻳﺎﺗﻬﻢ ﺇﻧﻚ ﺃﻧﺖ ﺍﻟﻌﺰﻳﺰ ﺍﻟﺤﻜﻴﻢ ﻭﻗﻬﻢ ﺍﻟﺴﻴﺌﺎﺕ ﻭﻣﻦ ﺗﻖ ﺍﻟﺴﻴﺌﺎﺕ ﻳﻮﻣﺌﺬ ﻓﻘﺪ ﺭﺣﻤﺘﻪ ﻭﺫﻟﻚ ﻫﻮ ﺍﻟﻔﻮﺯ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ،
ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar".( Qs. Al Mukmin: 8-9)
🍃 
ﺭﺑﻨﺎ ﺍﻛﺸﻒ ﻋﻨﺎ ﺍﻟﻌﺬﺍﺏ ﺇﻧﺎ ﻣﺆﻣﻨﻮﻥ،
"Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman".(Qs. Ad dukhon: 12)
 🍃 
ﺭﺏ ﺃﻭﺯﻋﻨﻲ ﺃﻥ ﺍﺷﻜﺮ ﻧﻌﻤﺘﻚ التی أنعمت ﻋﻠﻰ ﻭﻋﻠﻰ ﻭﺍﻟﺪﻱ ﻭﺍﻥ ﺍﻋﻤﻞ ﺻﺎﻟﺤﺎ ﺗﺮﺿﺎﻩ ﻭﺃﺻﻠﺢ ﻟﻲ ﻓﻲ ﺫﺭﻳﺘﻲ ﺇﻧﻲ ﺗﺒﺖ ﺇﻟﻴﻚ ﻭﺍﻧﻲ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ،
"Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri". (Qs. Al Ahqof: 15 )
🍃 
ﺭﺑﻨﺎ ﺍﻏﻔﺮ ﻟﻨﺎ ﻭﻹﺧﻮﺍﻧﻨﺎ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﺳﺒﻘﻮﻧﺎ ﺑﺎﻹﻳﻤﺎﻥ ﻭﻻ ﺗﺠﻌﻞ ﻓﻲ ﻗﻠﻮﺑﻨﺎ ﻏﻼ ﻟﻠﺬﻳﻦ ﺍﻣﻨﻮﺍﺭﺑﻨﺎ ﺇﻧﻚ ﺭﺀﻭﻑ ﺭﺣﻴﻢ،
"Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang".(Qs. Al Hasyr: 10)

 ﺭﺑﻨﺎ ﻋﻠﻴﻚ ﺗﻮﻛﻠﻨﺎ ﻭﺍﻟﻴﻚ ﺃﻧﺒﻨﺎ ﻭﺍﻟﻴﻚ ﺍﻟﻤﺼﻴﺮ، ﺭﺑﻨﺎ ﻻ ﺗﺠﻌﻠﻨﺎ ﻓﺘﻨﺔ ﻟﻠﺬﻳﻦ ﻛﻔﺮﻭﺍ ﻭﺍﻏﻔﺮ ﻟﻨﺎ ﺭﺑﻨﺎ ﺇﻧﻚ ﺃﻧﺖ ﺍﻟﻌﺰﻳﺰ ﺍﻟﺤﻜﻴﻢ
"Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali". "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".(Qs. Al Mumtahannah: 4-5)

🍃ﺭﺑﻨﺎ ﺍﺗﻤﻢ ﻟﻨﺎ ﻧﻮﺭﻧﺎ ﻭﺍﻏﻔﺮ ﻟﻨﺎ ﺇﻧﻚ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﺷﻲﺀ ﻗﺪﻳﺮ، ﺭﺏ ﺍﺑﻦ ﻟﻲ ﻋﻨﺪﻙ ﺑﻴﺘﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻭﻧﺠﻨﻲ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﻮﻡ ﺍﻟﻈﺎﻟﻤﻴﻦ،
"Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".(Qs. At Tahrim: 8)
"Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.(Qs. At Tahrim: 11)
🍃  
ﺭﺏ ﻻ ﺗﺬﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺭﺽ ﻣﻦ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻳﻦ ﺩﻳﺎﺭﺍ ﺇﻧﻚ ﺇﻥ ﺗﺬﺭﻫﻢ ﻳﻀﻠﻮﺍ ﻋﺒﺎﺩﻙ ﻭﻻ ﻳﻠﺪﻭﺍ ﺇﻻ ﻓﺎﺟﺮﺍ ﻛﻔﺎﺭﺍ،
"Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.(Qs. Nuh:26-27)
🍃 
ﺭﺏ ﺍﻏﻔﺮ ﻟﻲ ﻭﻟﻮﺍﻟﺪﻱ ﻭﻟﻤﻦ ﺩﺧﻞ بيتي ﻣﺆﻣﻨﺎ ﻭﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﺆﻣﻨﺎﺕ ﻭﻻ ﺗﺰﺩ ﺍﻟﻈﺎﻟﻤﻴﻦ ﺇﻻتَبَارًا
Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".(Qs. Nuh: 28)
-selesai-

Minggu, 05 Juli 2015

Do'a Dalam Al Qur'an part 3





🍃 
ﺭﺏ ﺍﺷﺮﺡ ﻟﻲ ﺻﺪﺭﻱ ﻭﻳﺴﺮ ﻟﻲ ﺃﻣﺮﻱ ﻭﺍﺣﻠﻞ ﻋﻘﺪﺓ ﻣﻦ ﻟﺴﺎﻧﻲ ﻳﻔﻘﻬﻮﺍ ﻗﻮﻟﻲ، ﺭﺏ ﺯﺩﻧﻲ ﻋﻠﻤﺎ،
 "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku,dan mudahkanlah untukku urusanku,dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku,(Qs. Thaha:25-28)
 Ya Allah tambahkanlah untukku ilmu pengetahuan. ( Qs. Thaha: 114)
🍃 
ﻻ ﺍﻟﻪ ﺇﻻ ﺃﻧﺖ ﺳﺒﺤﺎﻧﻚ ﺇﻧﻲ ﻛﻨﺖ ﻣﻦ ﺍﻟﻈﺎﻟﻤﻴﻦ،
"Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim". ( Al Anbiya’: 87)
🍃 
ﺭﺏ ﻻ ﺗﺬﺭﻧﻲ ﻓﺮﺩﺍ ﻭﺃﻧﺖ ﺧﻴﺮ ﺍﻟﻮﺍﺭﺛﻴﻦ ،
"Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.( Qs. Al Anbiya’: 89)
🍃  
ﺃﻧﻲ ﻣﺴﻨﻲ ﺍﻟﻀﺮ ﻭﺃﻧﺖ ﺍﺭﺣﻢ ﺍﻟﺮﺍﺣﻤﻴﻦ،
"(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang".( Qs. Al Anbiya’: 83)
🍃 
ﺭﺏ ﺃﻧﺰﻟﻨﻲ ﻣﻨﺰﻻ ﻣﺒﺎﺭﻛﺎ ﻭﺃﻧﺖ ﺧﻴﺮ ﺍﻟﻤﻨﺰﻟﻴﻦ،
Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat".(Qs. Al mu’minun: 29)
🍃 
ﺭﺏ ﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻣﻦ ﻫﻤﺰﺍﺕ ﺍﻟﺸﻴﺎﻃﻴﻦ ﻭﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﺭﺏ ﺃﻥ ﻳﺤﻀﺮﻭﻥ،
"Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku". ( Qs. Al Mu’minun: 97-98)
🍃 
ﺭﺑﻨﺎ ﺁﻣﻨﺎ ﻓﺎﻏﻔﺮ ﻟﻨﺎ ﻭﺍﺭﺣﻤﻨﺎ ﻭﺃﻧﺖ ﺧﻴﺮ ﺍﻟﺮﺍﺣﻤﻴﻦ
"Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik.( Al- Mu’minun: 109)
🍃 
ﺭﺑﻨﺎ ﺍﺻﺮﻑ ﻋﻨﺎ ﻋﺬﺍﺏ ﺟﻬﻨﻢ ﺇﻥ ﻋﺬﺍﺑﻬﺎ ﻛﺎﻥ ﻏﺮﺍﻣﺎ ﺇﻧﻬﺎ ﺳﺎﺀﺕ ﻣﺴﺘﻘﺮﺍ ﻭﻣﻘﺎﻣﺎ،
"Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal". Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.( Al Furqon:65-66)
🍃 
ﺭﺑﻨﺎ ﻫﺐ ﻟﻨﺎ ﻣﻦ ﺃﺯﻭﺍﺟﻨﺎ ﻭﺫﺭﻳﺎﺗﻨﺎ ﻗﺮﺓ ﺃﻋﻴﻦ ﻭﺍﺟﻌﻠﻨﺎ ﻟﻠﻤﺘﻘﻴﻦ ﺇﻣﺎﻣﺎ
"Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.(Qs. Al Furqon:74)
🍃 
ﺭﺏ ﻫﺐ ﻟﻲ ﺣﻜﻤﺎ ﻭﺍﻟﺤﻘﻨﻰ ﺑﺎﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ ﻭﺍﺟﻌﻞ ﻟﻲ ﻟﺴﺎﻥ ﺻﺪﻕ ﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﻳﻦ ﻭﺍﺟﻌﻠﻨﻲ ﻣﻦ ﻭﺭﺛﺔ ﺟﻨﺔ ﺍﻟﻨﻌﻴﻢ ﻭﻻ ﺗﺨﺰﻧﻲ ﻳﻮﻡ ﻳﺒﻌﺜﻮﻥ ﻳﻮﻡ ﻻ ﻳﻨﻔﻊ ﻣﺎﻝ ﻭﻻ ﺑﻨﻮﻥ ﺇﻻ ﻣﻦ ﺃﺗﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻘﻠﺐ ﺳﻠﻴﻢ،
"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,  dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan,(As Syu’ara: 83-85)
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,  kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,( As syu’ara :87-89)
🍃 
ﺭﺏ ﻧﺠﻨﻲ ﻭﺃﻫﻠﻲ ﻣﻤﺎ ﻳﻌﻤﻠﻮﻥ،
"Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan". (As Syu’ara’:169)
 🍃 
ﺭﺏ ﺃﻭﺯﻋﻨﻲ ﺃﻥ ﺍﺷﻜﺮ ﻧﻌﻤﺘﻚ ﺍﻟﺘﻲ ﺃﻧﻌﻤﺖ ﻋﻠﻰ ﻭﻋﻠﻰ ﻭﺍﻟﺪﻱ ﻭﺍﻥ ﺍﻋﻤﻞ ﺻﺎﻟﺤﺎ ﺗﺮﺿﺎﻩ ﻭﺍﺩﺧﻠﻨﻰ ﺑﺮﺣﻤﺘﻚ ﻓﻲ ﻋﺒﺎﺩﻙ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ،
"Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". ( Qs. An Naml: 19)
🍃  
ﺭﺏ ﺇﻧﻲ ﻇﻠﻤﺖ ﻧﻔﺴﻲ ﻓﺎﻏﻔﺮ ﻟﻲ، ﺭﺏ ﺍﻧﺼﺮﻧﻲ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻘﻮﻡ ﺍﻟﻤﻔﺴﺪﻳﻦ
"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku"( QS. Al Qoshosh: 16)
"Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu".( Qs. Al Ankabut: 30)
🍃 
ﺭﺑﻨﺎ ﻭﺳﻌﺖ ﻛﻞ ﺷﻲﺀ ﺭﺣﻤﺔ ﻭﻋﻠﻤﺎ ﻓﺎﻏﻔﺮ ﻟﻠﺬﻳﻦ ﺗﺎﺑﻮﺍ ﻭﺍﺗﺒﻌﻮﺍ ﺳﺒﻴﻠﻚ ﻭﻗﻬﻢ ﻋﺬﺍﺏ ﺍﻟﺠﺤﻴﻢ،
"Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala,(Qs. Al Mukmin:7)

Sabtu, 04 Juli 2015

Renungan...4 Golongan Manusia



Renungan…
Jika engkau perhatikan keadaan  manusia yang ada disekitarmu,.. maka akan engkau dapati bahwa mereka terbagi menjadi 4 golongan:
1.      Orang yang taat kepada Allah dan kehidupannya di dunia pun bahagia.
2.      Orang yang taat kepada Allah dan dia menghadapi kehidupan yang susah.
3.      Orang yang bermaksiat kepada Allah dan mendapat kebahagiaan dalam hidupnya.
4.      Orang yang bermaksiat kepada Allah dan mendapat kesusahan dalam hidupnya.
 Jika engkau berada digolongan pertama, itu adalah sebuah kewajaran; karena Allah Ta’ala berkalam dalam surat An Nahl: 97
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
Jika engkau berada digolongan keempat, hal itu merupakan sebuah kewajaran juga; karena Allah Ta’ala berkalam dalam surat Thaha: 124
وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى
Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta".
Adapun jika engkau berada pada golongan kedua; maka hal itu bisa mencakup 2 kemungkinan:
1.      Bisa jadi Allah mencintaimu dan ingin mengujimu dengan kesusahan untuk mengangkat derajatmu, sebagaimana kalam Allah Ta’ala dalam surat Al Baqoroh: 155
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
2.      Bisa jadi dalam ketaatanmu kepada Allah ada sedikit kesalahan riya’, lalai dan masih memerlukan taubat; maka dari itu Allah mengujimu agar engkau kembali kepada Nya, sebagaimana kalam Allah dalam surat As sajdah: 21
وَلَنُذِيقَنَّهُمْ مِنَ الْعَذَابِ الْأَدْنَى دُونَ الْعَذَابِ الْأَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).

Akan tetapi jika engkau berada pada golongan ketiga; maka berhati- hatilah, bisa jadi ini adalah kesenangan semata dari Allah agar engkau semakin berbangga dengan diri dan lalai akan ibadah. Ini adalah sejelek- jelek keadaan pada diri manusia, sedangkan hukuman dari Allah adalah sebuah kepastian, taka da seorang pun yang bisa lari darinya. Maka bersegeralah untuk mengambil pelajaran dari keadaan ini sebelum datang hari yang dijanjikan.
Sebagaimana kalam Allah yang terdapat dalam surat Al An’am : 44
فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ
Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.
Maka dari itu, salinglah kita memberi peringatan kepada saudara- saudara kita, bisa jadi mereka sedang lalai, bukankah peringatan memberi manfaat kepada orang mukmin??